Perkenalkan, nama saya Joko Susilo, M/33 th. Jika anda pikir saya orang TI (Teknologi Informasi)... sama sekali bukan! Basic pendidikan saya adalah SARJANA ARSITEKTUR.

Di samping adalah foto saya bersama anak dan istri tercinta. Sama seperti anda, merekalah yang menjadi motivasi terbesar kita sehingga rela bekerja keras siang dan malam. Betul tidak?


Dulu keadaan saya tidak jauh beda dengan anda!

Dulu saya juga orang susah! Tidak jauh beda dengan anda. Merantau ke Jakarta, bekerja keras untuk penghasilan pas-pasan. Badan saya kurus, hitam, dekil karena saat itu saya hanya seorang pekerja lapangan. Saat itu saya masih bujang, tapi menyedihkan. Sendiri, tidak punya pacar, gaji hanya cukup buat makan, dan hidup numpang di rumah saudara.

Anda jangan tertawa, saya serius!

Tidak pernah sekalipun hari-hari kerja saya diisi dengan kepuasan. Selalu tertekan dengan kungkungan pekerjaan yang membuat saya tidak bisa bebas lepas seperti burung! Saya sering membayangkan, betapa bahagianya saya jika bisa memiliki bisnis mantap, namun dikerjakan secara santai, tidak menguras waktu, tapi menghasilkan uang melimpah.

Duduk ongkang-ongkang, uang datang sendiri, dan tidak ada habis-habisnya! Punya rumah mewah, mobil bagus, istri cantik, aset bertumpuk... dan sebagainya. Saya yakin impian anda juga serupa dengan saya!

Kemudian saya mengenal internet...

Pada tanggal 20 April 2001, saya mulai mengenal internet. Dan saya bisa melihat, potensi yang dimiliki Internet untuk menghasilkan uang sungguh luar biasa! Dari situlah saya memiliki keyakinan mulai menggeluti dunia Internet Marketing secara serius.

Satu minggu setelahnya, saya memutuskan untuk PAMIT meninggalkan pekerjaan tetap di Jakarta dan pulang ke Semarang untuk mulai menggeluti dunia internet marketing, dunia yang sebenarnya sama sekali asing buat saya. Bahkan, saat itu pun saya belum tahu bagaimana cara membuat email, bahasa Inggris masih pas-pasan, dan tabungan tidak lebih dari Rp 500 ribu. Modal Nekat!

Ini adalah keputusan tergila dan terbaik yang pernah saya buat dalam hidup walaupun awalnya banyak pertentangan di sekitar saya.